Kamis, 02 Januari 2014

Ekonomi Perusahaan CSR



Nama  : SYAHRIANA SABIL
Nim     : I111  11  273
Kelas  : GANJIL
Corporate Social Responsibility (CSR)
Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility  (selanjutnya dalam artikel akan disingkat CSR)  adalah suatu konsep bahwa  organisasi, khususnya (namun bukan hanya)  perusahaan adalah  memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan,  pemegang saham,  komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan.
CSR berhubungan erat dengan "pembangunan berkelanjutan", di mana ada argumentasi bahwa suatu perusahaan dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan faktor keuangan, misalnya keuntungan ataudeviden melainkan juga harus berdasarkan konsekuensi sosial dan lingkungan untuk saat ini maupun untuk jangka panjang.
Corporate Social Responsibility merupakan suatu konsep yang penting karena berhubungan dengan sustainability dan acceptability, artinya sejauhmana perusahaan dapat diterima secara berkelanjutan atau dalam jangka panjang untuk beroperasi dalam suatu wilayah.
Manfaat Corporate Social Responsibility adalah bahwa perlu penjelasan secara tuntas karena antar perusahaan dan lingkungannya berada dalam suatu wilayah yang sama dan senang atau tidak senang akan senantiasa terjadi interaksi.  Idealnya keberadaan perusahaan akan menguntungkan masyarakat dan sebaliknya perusahaan dapat mengambil manfaat dari lingkungannya. Kedua pihak secara sendiri sendiri mempunyai kepentingan yang berbeda dan dengan konsep Corporate Social Responsibility  diharapan terjadi interaksi yang harmonis.
Dari sisi perusahaan dapat dijelaskan bahwa manfaat Corporate Social Responsibility (B.Untung,2008) adalah:
1.      Mempertahankan dan mendongkrak reputasi serta citra merek perusahaan
2.      Mendapatkan lisensi untuk beroperasi secara sosial
3.      Mereduksi resiko bisnis perusahaan
4.      Melebarkan akses sumber daya bagi operasional usaha
5.      Membuka peluang pasar yang lebih luas
6.      M ereduksi biaya
7.      Memperbaiki hbubuingan dengan  stakeholder
8.      Memperbaiki hubungan dengan regulator
9.      Meningkatkan semangat dan produktivitas karyawan
10.  Peluang mendapatkan penghargaan
Secara umum dapat dijelaskan bahwa faktor faktor yang mempengaruhi implementasi CSR adalah komitmen pimpinan perusahaan, ukuran dan kematangan perusahaan  serta regulasi dan sistem perpajakan yang diatur pemerintah.
Menurut Princes of wales foundation  dalam B Untung (2008), bahwa ada lima hal yang dapat mempengaruhi implementasi CSR :
1.       Human capital atau pemberdayaan manusia
2.      Environments (lingkungan)
3.      Good corporate governance
4.      Social cohesian (kecemburuan sosial)
5.      Economic strength (kemandirian ekonomi)
Dari penerapan CSR perusahaan memang tidak akan mendapatkan profit secara langsung berupa uang, yang diharapkan dari kegiatan ini adalah manfaat berupa citra perusahaan.  Penerapan CSR dengan berbagai bentuknya merupakan fenomena positif dilingkungan bisnis, hal ini telah menunjukkan meningkatnya kesadaran, bahwa jika perusahaan ingin tumbuh secara berkelanjutan, maka tidak semata mata mengejar keuntungan tetapi juga harus menjaga aspek aspek sosial dan lingklungan.
Terdapat 3 pilar penting untuk merangsang pertumbuhan CSR yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan:
1.    Mencari bentuk CSR yang efektif untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan memperhatikan unsur lokalitas
2.    Mengkalkulasi kapasitas sumber daya manusia dan institusi untuk menrangsang pelaksanaan CSR
3.    Peraturan serta kode etik  dalam dunia usaha
CSR kini penting untuk menjembatani dan memperkecil jurang antara lapisan masyarakat kaya dan miskin.  Teorinya, bahwa tidak ada perusahaan yang dapat maju apabila beerada ditengah masyarakat  miskin  atau lingkungan yang tidak menunjang eksistensinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar