Kamis, 02 Januari 2014

bahan pakan pada ternak perah



BAHAN PAKAN PADA TERNAK PERAH

Bahan makanan (pakan) merupakan salah satu hal pokok penting dan turut menentukan berhasil tidaknya usaha ternak perah, dimana bahan makanan merupakan sumber nutrisi bagi ternak dan apabila bila tidak tercukupi baik kualitas maupun kuantitas maka tidak akan berproduksi secara maksimal. Bahan pakan pada ternak perah digolongkan atas 2 kategori utama yaitu :
1.    Bahan pakan yg berserat kasar (makanan utama)
Bahan yang berserat kasar ini umumnya:
a.       Porsinya dalam ransum lebih banyak
b.      Berserat kasar tinggi
c.       Rendah kandungan energinya.
Bahan yang berserat kasar dibedakan atas 2 yaitu:
v  Bahan pakan yang mempunyai kadar air tinggi seperti :
·         Hijauan pasture
·         Rumput potong (soilage)
·         Silase dan lain-lain.
v  Bahan pakan dalam bentuk kering seperti:
·         Hay
·         Jerami dan lain-lain
2.    Konsentrat (makanan tambahan)
Konsentrat adalah:
v  Pakan tambahan bila zat-zat gizi dari makanan utama kurang terpenuhi
v  Merupakan sumber energi dan protein
v  Mengandung serat kasar yang rendah
v  Mudah dicerna
Bahan Pakan Yang Berserat Kasar (Pakan Utama)
1.    Pasture
a.    Tipe Pasture
Tipe pasture umumnya digolongkan atas 3 yaitu rumput, legum dan kombinasi rumput dan legum.
b.    Sistem Grazing pada Pasture
Pengaturan sistem grazing bertujuan antara lain:
ü  Dapat diatur umur rumput/legum yang tepat untuk digembalakan
ü  Rumput/legum tdk terlalu tua atau muda pada saat digembalakan
ü  Tingkat produktivitas pasture tetap tinggi tetapi nilai gizi dan palatabilitasnya tetap dipertahankan.


c.    Stocking Rate
Stocking rate yang tinggi dapat meningkatkan produktivitas ternak per satuan luas pasture, tetapi menurunkan produksi ternak per ekor, sebagitu juga sebaliknya.
2.    Soilage (Rumput Potong)
Soilage merupakan rumput tambahan atau pengganti dari grazing seperti: Jagung,Sorgum, Rumput gajah dan lain-lain. Soilage harus diatur sistem pemotongannya agar rumput tersedia sepanjang waktu dan mengatur umur pemotongan yang tepat sehingga tingkat produktivitas dan kualitasnya dapat dipertahankan.
3.    Silase
Silase adalah hijauan pakan yang difermentasikan pada kondisi anaerob dan bisa disimpan dalam jangka waktu yang lama.
Hijauan pakan yang umum dibuat silase:
a.    Jagung
b.    Sorgum
c.    Gandum
d.   Legum
e.    Haylage

4.    Hay
Hay adalah bahan pakan yang dikeringkan sampai kadar airnya mencapai 10 – 15  %. Cara pengeringannya yaitu: dengan sinar matahari atau pengering buatan. sebaiknya disimpan dalam bentuk packing. Jenis bahan pakan untuk Hay:
Ø  Rumput
Ø  Padi-padian
Ø  Leguminosa

5.    Jenis Hijauan Lainnya
ü  Daun-daunan (daun nangka, mangga, kelapa, waru dan lain – lain)
ü  Pucuk tebu dan lain – lain

6.    Bahan pakan yg berserat kasar tinggi lainnya
·           Jerami
·           Batang pisang
·           Tongkol jagung
·           Dedak
·           Biji kapok dan lain-lain


Konsentrat ( Pakan Tambahan)
Konsentrat adalah jenis pakan yang mengandung energi dan protein yang tinggi dan serat kasarnya rendah. Sumber bahan konsentrat dapat berupa biji – bijian, limbah pangan dan industri, tambahan mineral, dan tambahan vitamin.
Ransum Pada Ternak Perah
1. Ransum Pedet
Makanan utama pada pedet adalah air susu.
2. Ransum Pengganti Air Susu
Ransum pengganti air susu biasanya berupa:
a.       Bungkil kelapa : 67 % dan Bungkil kacang tanah : 33 %
b.      Jagung : 72 % dan Bungkil kacang tanah : 28 %
c.       Bekatul : 25 % dan Bungkil kacang tanah : 75 %
Ransum pengganti air susu harus ditambahkan bahan mineral berupa garam (NaCl) : 2 %, tepung tulang/kerang : 1 % dan tepung karang (kapur) : 1 %
3. Ransum Anak Sapi (4 – 8 bulan)
Ransum yang diberikan adalah:
·         Hijauan 10 kg/ekor/hari
·         Makanan penguat 2 – 2,5 kg/ekor/hari
·         Ditambah: NaCl 2%, tepung tulang 1%, dan kapur 1%.
4. Ransum Sapi Dara (8 bulan – dewasa)
Sapi yang telah berumur 8 bulan ke atas daya cernanya sudah sempurna, sehingga mampu mencerna bahan makanan yang serat kasarnya tinggi. Pada umur ini sapi banyak membutuhkan makanan kasar, sedangkan makanan penguat hanya pelengkap dari kekurangan zat-zat makanan pada hijauan (pakan utama).
Ransum yang diberikan pada periode ini adalah:
o   Hijauan 20 kg/ekor/hari
o   Makanan penguat 2 – 3 kg/ekor/hari
5. Ransum Sapi Dewasa Laktasi
Ransum sapi dewasa laktasi terdiri dari 2 yaitu:
§  Makanan yang berserat kasar
§  Makanan penguat
Makanan yang berserat kasar ini berupa hijauan (rumput, leguminosa, daun-daunan dan lain-lain), dimana bisa dalam bentuk segar, silase atau hay. Sedangkan makanan penguat, berupa konsentrat yang serat kasarnya rendah dan mudah dicerna, hanya merupakan pakan tambahan untuk menutupi kekurangan zat makanan pada makanan utama.


Tugas Individu
Mata Kuliah : Ilmu Ternak Perah
Dosen              : Prof. Dr. Ir. Ambo Ako, M.Sc.



RINGKASAN MATERI:
BAHAN PAKAN PADA TERNAK PERAH


OLEH:
SYAHRIANA SABIL
NIM I111 11 273
KELAS A (GANJIL)



Logo UNHAS



FAKULTAS PETERNAKAN
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar