Kamis, 18 April 2013

sel


SYAHRIANA SABIL
NIM   I11111273
Jika kita berdiri di depan cermin memandangi struktur tubuh yang terlihat begitu utuh dan rapinya sehingga memberi suatu bentuk unik dan beda dari satu dengan yang lainnya, pernah tidak berpikir bagaimana ini bisa terbentuk??? Apa saja yang ada di dalam tubuh manusia??? Bagaimana pula kita bisa melakukan pernapasan dan mengapa kita memerlukan makan??? Inilah bukti kuasa Tuhan Sang Pencipta yang melalui proses alami sehingga terbentuklah makhluk hidup yang utuh dengan berbagai keanekragaman. Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan,  manusia akhirnya melahirkan suatu temuan baru yang menekankan bahwa makhluk ciptaan Tuhan itu berasal dari sel yang tersusun sedemikian rupa sehingga saling terorganisir dalam melakukan proses kimiawi agar dapat membentuk dan mempertahankan kehidupan.
Menurut bahasa sel berasal dari kata “cella” yang berarti ruang terkecil, dapat dikatakan bahwa sel adalah unsur terkecil yang menyusun makhluk hidup. Sel yang berukuran mikroskopis juga mampu melakukan kegiatan hidup seperti mencerna makanan, bernapas, mengeluarkan zat sisa dan mengalami pertumbuhan. Sel sebagai unit dasar dalam pembentukan makhluk hidup bekerja secara struktural dan fungsional di dalam tubuh manusia maupun ternak.  Sel berasal dari kumpulan sel mati yang saling bercampur, bereaksi dan berinteraksi satu sama lainnya sehingga dapat melakukan proses kimia yang berperan dalam tubuh makhluk hidup.
Jadi, dapat ditarik kesimpulan bahwa sel sebagai unit dasar dalam penyusunan kehidupan makhluk bekerja antara satu dengan yang lainnya untuk melakukan proses kimiawi yang dibutuhkan oleh makhluk hidup serta selalu memberikan reaksi yang tepat demi mempertahankan kelangsungan hidup makhluk. Dengan demikian, usaha atau kehidupan sel yang menjadi dasar akan adanya kehidupan serta selalu memberikan yang terbaik bagi kehidupan makhluk hidup patut untuk dijadikan contoh dalam kehidupan di bumi ini agar kita semakin termotivasi untuk mendalami mengenai ilmu sel dan menambah nilai ketauhidan kita terhadap Allah SWT sebagai Maha Pencipta segalanya yang telah menciptakan sel sebagai unit terkecil yang memiliki peran besar dalam kehidupan. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar