Kamis, 18 April 2013

hay


Hay adalah hijauan rumput, legume atau limbah hasil pertanian yang dikeringkan yang dijadikan bahan pakan bagi ternak ruminansia. Hay sangat penting bagi ternak pada musim paceklik dan selama transportasi. Untuk mendapatkan nilai gizi yang tinggi dan palatabilitas yang tinggi, hijauan atau legume harus dipotong sebelum berbunga. Sehingga pembuatan hay merupakan pemanfaatan hijuan pada saat pertumbuhan terbaik.
Pada prinsipnya, pembuatan hay dilakukan dengan menurunkan kadar air sampai mencapai 12,5-20% dari kadar air semula. Hal ini dapat dilakukan dengan mengeringkan hijauan di lapangan atau dengan pengeringan paksa menggunakan pemanas buatan, panas fermentasi atau menggunakan aliran udara. Pengeringan hijuan makanan ternak tergantung pada bentuk fisik hijauan tersebut. umumnya hijauan yang memiliki bentuk fisik kasar lebih susah untuk dikeringkan dibandingkan dengan yang halus. Oleh karena itu tidak semua hijauan cocok untuk dibuat hay.
Pembuatan hay di Indonesia umumnya masih menggunakan bantuan sinar matahari, karena penggunaan panas buatan masih terlalu mahal. Pada beberapa daerah, pembuatan hay dapat dilakukan dengan memanfaatkan aliran udara. Langkah-langkah membuat hay adalah sebagai berikut :
Cara 1
Hijauan makanan ternak diangin-anginkan selama 3 hari, kemudian dimasukan ke dalam oven 600C selama 48 jam, timbang berat hay yang dihasilkan.
Cara 2
Hijauan makanan ternak dijemur dengan dialasi kertas. Dilakukan pengamatan berat hijauan semapai kadar air mencapai 20% dari semula, setelah itu penjemuran hay dihentikan dan hay dapat disimpan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar